CILACAP – Kegiatan Majelis Taklim kembali digelar di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Besi Nusakambangan pada Senin, 6 April 2026, bertempat di Masjid An-Nur Lapas Besi. Kegiatan ini diikuti oleh 30 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan khidmat.
Majelis Taklim tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama Kabupaten Cilacap, K.H. Suprapto, yang menyampaikan materi keagamaan mengenai pentingnya menjaga konsistensi ibadah pasca bulan Ramadan. Dalam penyampaiannya, ia menekankan agar amalan baik yang telah dilakukan selama Ramadan tidak ditinggalkan setelah Hari Raya Idulfitri.

“Amalan yang sudah kita bangun selama bulan Ramadan hendaknya terus dijaga. Jangan sampai setelah Lebaran justru semangat ibadah menurun. Konsistensi itulah yang akan membentuk pribadi yang lebih baik, ” ujar Supparto.
Kepala Lapas Kelas IIA Besi Nusakambangan, Muda Husni, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan keagamaan seperti Majelis Taklim memiliki peran penting dalam membentuk karakter WBP.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para WBP dapat terus meningkatkan keimanan dan ketakwaannya. Nilai-nilai yang diperoleh selama Ramadan hendaknya menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik, baik selama di dalam Lapas maupun setelah kembali ke masyarakat, ” ungkap Muda Husni.
Kegiatan Majelis Taklim ini dilaksanakan sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian bagi WBP, dengan tujuan memberikan penguatan spiritual serta membangun kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan dalam pengawasan petugas Lapas Besi Nusakambangan.
(Humas Lapas Besi)
