Cilacap – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kemandirian warga binaan, Lapas Kelas IIA Kembang Kuning Nusakambangan terus mengembangkan budidaya rumput odot sebagai pakan ternak domba, Sabtu (4/4/2026).
Kegiatan ini diawali dengan pembersihan dan pengolahan lahan yang akan digunakan sebagai area penanaman. Rumput odot dipilih karena memiliki kandungan nutrisi tinggi serta produktivitas yang baik sebagai pakan hijauan untuk ternak, khususnya domba.
Kepala Lapas Kembang Kuning, Winarso, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari penguatan pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Selain memberikan keterampilan di bidang pertanian dan peternakan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pakan secara mandiri sehingga dapat menekan biaya operasional peternakan.
Budidaya rumput odot ini terintegrasi dengan program peternakan domba yang telah berjalan di dalam lapas. Sebelumnya, Lapas Kembang Kuning telah mengelola ratusan ekor domba sebagai bagian dari program pembinaan dan ketahanan pangan nasional.
Hasil penanaman menunjukkan pertumbuhan rumput yang baik dan siap menjadi cadangan pakan hijauan bagi ternak. Dengan adanya ketersediaan pakan yang berkelanjutan, diharapkan produktivitas peternakan domba dapat terus meningkat.
Melalui program ini, Lapas Kembang Kuning tidak hanya berperan sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai pusat kegiatan produktif yang memberikan manfaat nyata, baik bagi warga binaan maupun dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah.
Ke depan, pengembangan budidaya rumput odot ini diharapkan dapat terus diperluas dan menjadi model pembinaan berbasis agribisnis di lingkungan pemasyarakatan.
(Humas Lapas Kembangkuning)

Elma