Nusakambangan, 17 April 2026 – Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan (Bapas) Nusakambangan melaksanakan kegiatan penelitian kemasyarakatan (litmas) terhadap warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Lapas Besi yang berstatus maksimum sekuriti. Kegiatan ini merupakan bagian dari proses pembinaan dan penilaian terhadap perkembangan WBP selama menjalani masa pidana.
Litmas yang dilakukan meliputi litmas awal dan lanjutan, yang bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pembinaan telah dijalankan oleh WBP serta tingkat kepatuhan mereka terhadap program pembinaan yang dilaksanakan di dalam lapas. Hasil dari litmas ini nantinya menjadi dasar dalam pengambilan keputusan terkait program pembinaan lanjutan.
Dalam pelaksanaannya, PK melakukan wawancara langsung dengan WBP untuk menggali informasi secara mendalam. Salah satu PK Ahli Muda, Ega, menjelaskan bahwa pendekatan yang digunakan bersifat personal agar data yang diperoleh lebih maksimal. “Wawancara kami lakukan dengan pendekatan personal, sehingga WBP merasa lebih terbuka dan data yang diperoleh dapat lebih maksimal serta jelas, ” ujarnya.
Selain wawancara, PK juga melakukan penelaahan terhadap berbagai aspek penting, seperti lama pidana, jenis tindak pidana, jumlah pidana yang pernah dilakukan, serta perilaku WBP selama menjalani masa pembinaan. Informasi tersebut diperkuat melalui testimoni dan masukan dari petugas lapas yang sehari-hari melakukan pengawasan.
Melalui kegiatan litmas ini, diharapkan diperoleh data yang komprehensif dan objektif sebagai bahan pertimbangan dalam proses pembinaan WBP. Bapas Nusakambangan terus berkomitmen untuk melaksanakan tugas secara profesional guna mendukung sistem pemasyarakatan yang lebih baik dan berkeadilan.

Updates.